16 September 2026
HAN 2026 Jadi Momentum Aksi, Gubernur Yulius Serukan Perang Melawan Kekerasan Anak di Sulut

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Sulawesi Utara

MANADO, Sulutheadline.com – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Provinsi Sulawesi Utara bukan sekadar seremoni tahunan. Di momentum ini, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, mengirim pesan tegas bahwa perlindungan anak harus diwujudkan melalui aksi nyata seluruh elemen masyarakat, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur saat memimpin upacara Hari Anak Nasional 2026 di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Senin (3/8/2026).

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”, Gubernur Yulius membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauziah, yang menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, memperoleh perlindungan, didengar pendapatnya, serta terbebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa perlindungan anak tidak boleh dibebankan hanya kepada pemerintah. Peran keluarga, sekolah, dunia pendidikan, hingga masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama. Keluarga, sekolah, dan masyarakat harus berkolaborasi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak,” tegas Gubernur Yulius.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menggaungkan Gerakan BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) sebagai gerakan kolektif untuk memperkuat perlindungan anak di Sulawesi Utara.

Melalui gerakan itu, masyarakat diajak lebih aktif mencegah kekerasan terhadap anak, memenuhi hak-hak anak, memperkuat ketahanan keluarga, serta memastikan ruang publik maupun ruang digital tetap aman dan ramah bagi generasi muda.

Pemprov Sulawesi Utara berharap Hari Anak Nasional 2026 menjadi titik penguatan sinergi antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem perlindungan anak yang berkelanjutan.
Dengan kolaborasi seluruh pihak, anak-anak Sulawesi Utara diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta siap menjadi fondasi Indonesia yang maju menuju Indonesia Emas 2045.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *