15 September 2026
Warga Butuh Kota Bersih, Tomohon Dapat Tambahan Armada Pengangkut Sampah

TOMOHON, SULUTHEADLINE.COM — Persoalan kebersihan kota tidak cukup hanya mengandalkan imbauan kepada masyarakat. Ketersediaan armada dan kemampuan pelayanan di lapangan juga menjadi bagian penting dalam memastikan sampah dapat ditangani secara cepat dan teratur.

Kebutuhan tersebut kini mendapat dukungan melalui tambahan satu unit truk pengangkut sampah yang diterima Pemerintah Kota Tomohon dari PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Bantuan tersebut disalurkan melalui Yayasan Bantu Indonesia Bersama dan diterima Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., yang mewakili pemerintah daerah dalam acara serah terima di Ruang Rapat Wali Kota Tomohon, Kamis (10/9/2026).

Tambahan armada ini diharapkan mampu memperkuat operasional pelayanan persampahan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman.

Manajer Program Yayasan Bantu Indonesia Bersama, Petral Setiana Negara, mengatakan bantuan tersebut diharapkan memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat yang nyata dalam mendukung peningkatan pelayanan persampahan dan pada akhirnya berkontribusi terhadap terwujudnya Kota Tomohon yang semakin bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Petral.

Ia menjelaskan, PT SMI merupakan Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang memiliki mandat untuk mempercepat dan memperluas pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.

Menurut Petral, pembangunan berkelanjutan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga keuangan, organisasi masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya memiliki peran masing-masing dalam menciptakan dampak pembangunan yang nyata.

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G.A. Rumajar menyampaikan apresiasi Pemkot Tomohon kepada PT SMI atas dukungan yang diberikan.

Saat membacakan sambutan Wali Kota Tomohon, Sendy mengatakan bantuan tersebut tidak semestinya dipandang hanya sebagai penambahan aset pemerintah daerah.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon, saya menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya dan terima kasih yang tulus kepada PT Sarana Multi Infrastruktur atas kepedulian dan kontribusi nyata yang telah diberikan kepada Kota Tomohon melalui penyediaan sarana pendukung pengelolaan persampahan ini,” kata Sendy.

Ia menyebut bantuan tersebut merupakan bentuk kolaborasi dalam menjawab kebutuhan pelayanan publik, terutama di bidang kebersihan dan lingkungan.

Menurutnya, sektor kebersihan memiliki arti penting bagi Tomohon. Sebagai daerah yang memiliki potensi pariwisata, pertanian, perdagangan dan jasa, kebersihan menjadi salah satu faktor yang ikut menentukan kenyamanan masyarakat sekaligus citra kota di mata pengunjung.

Tomohon juga menjadi lokasi berbagai kegiatan berskala daerah, nasional hingga internasional. Karena itu, lingkungan kota yang bersih dan tertata dinilai menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.

Pemerintah Kota Tomohon, lanjutnya, ingin setiap orang yang datang tidak hanya menikmati keindahan alam, udara sejuk dan keramahan masyarakat, tetapi juga merasakan langsung kondisi kota yang bersih dan nyaman.

Namun, penambahan armada bukanlah akhir dari persoalan persampahan. Efektivitas bantuan tersebut pada akhirnya akan ditentukan oleh bagaimana kendaraan dimanfaatkan untuk meningkatkan jangkauan dan kualitas pelayanan di lapangan.

Karena itu, Pemkot Tomohon berharap kerja sama dengan PT SMI dan Yayasan Bantu Indonesia Bersama dapat terus berkembang dan tidak berhenti pada penyerahan satu unit truk.

“Kiranya kolaborasi yang terjalin pada hari ini menjadi awal dari berbagai kerja sama yang semakin kuat dan produktif di waktu-waktu yang akan datang,” demikian sambutan Wali Kota Tomohon.

Setelah rangkaian sambutan, dilakukan penyerahan resmi satu unit truk pengangkut sampah kepada Pemerintah Kota Tomohon yang diterima Wakil Wali Kota Sendy G.A. Rumajar.

Turut hadir Asisten Manajer Yayasan Bantu Indonesia Bersama Hakim Lukman, Kepala BPKPD Kota Tomohon Dani Liu, S.Kom., M.M. bersama jajaran, serta Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Tomohon Iren Poudung, S.P., M.Si. bersama jajaran.

Kini, tantangannya bukan lagi sekadar memiliki tambahan armada, tetapi memastikan bantuan tersebut benar-benar bergerak di lapangan dan memberi dampak terhadap pelayanan kebersihan yang dirasakan masyarakat Tomohon.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *