
Brigjen.Pol Yudho Hermanto
SULUT, SULUTHEADLINE.COM – Brigjen Pol Yudho Hermanto, SIK, MM dipercaya menjadi nakhoda baru Polda Sulut setelah Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi sejumlah jabatan strategis di tubuh Polri.
Yudho Hermanto sebelumnya menjabat Karopaminal Divpropam Polri. Kini, perwira tinggi Polri tersebut mendapat kepercayaan memimpin jajaran Polda Sulut sekaligus mengambil alih tongkat komando dari Irjen Pol Dr Royke Harry Langie, SIK.
Pergantian pucuk pimpinan Polda Sulut tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026.
Penunjukan Yudho Hermanto menjadi Kapolda Sulut menempatkan dirinya pada posisi strategis untuk menjaga keamanan, ketertiban serta memastikan pelayanan kepolisian berjalan maksimal di wilayah Sulawesi Utara.
Sebagai Kapolda baru, Yudho Hermanto akan berhadapan dengan karakteristik wilayah Sulut yang memiliki sejumlah tantangan tersendiri.
Sulut bukan hanya wilayah perkotaan, tetapi juga memiliki kawasan kepulauan, wilayah perbatasan serta daerah dengan dinamika sosial yang terus berkembang.
Kondisi tersebut menuntut kepemimpinan yang mampu menjaga stabilitas keamanan sekaligus membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat.
Tantangan lainnya adalah memastikan jajaran Polda Sulut tetap responsif terhadap berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk menjaga kondusivitas daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pengalaman Yudho Hermanto di lingkungan Mabes Polri menjadi salah satu modal dalam menjalankan tugas barunya sebagai orang nomor satu di Polda Sulut.
Sementara itu, pergantian Kapolda Sulut menjadi bagian dari peningkatan karier Irjen Pol Royke Harry Langie.
Royke Langie dipercaya menduduki jabatan Astamaops Kapolri, menggantikan Komjen Pol Dr Muhammad Fadil Imran yang memasuki masa pensiun.
Jabatan Astamaops Kapolri merupakan salah satu posisi strategis di Mabes Polri yang memiliki tanggung jawab penting dalam bidang operasional kepolisian.
Perpindahan tersebut sekaligus membuka babak baru dalam perjalanan karier Royke Langie setelah sebelumnya memimpin Polda Sulut.
Dengan posisi barunya di tingkat Mabes Polri, Royke Langie kini berada pada lingkup tugas yang lebih strategis dalam pengelolaan operasional kepolisian secara nasional.
Pergantian kepemimpinan ini bukan sekadar rotasi jabatan. Hadirnya Brigjen Pol Yudho Hermanto membawa ekspektasi baru terhadap arah kepemimpinan Polda Sulut.
Masyarakat tentu menanti bagaimana Yudho Hermanto menerjemahkan kebijakan Kapolri di tingkat kewilayahan, menjaga keamanan daerah, memperkuat profesionalisme personel dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Di sisi lain, Royke Langie meninggalkan Polda Sulut untuk mengemban tugas strategis di Mabes Polri.
Kini, tongkat komando Polda Sulut resmi memasuki fase baru di bawah kepemimpinan Brigjen Pol Yudho Hermanto.
Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa pergantian nakhoda tersebut mampu membawa Polda Sulut semakin responsif, profesional dan dekat dengan masyarakat di Bumi Nyiur Melambai.***






