HUT ke-29 Malola Satu, Bupati FDW Tekankan Gotong Royong dan Pemberdayaan Lansia

oleh -44 Dilihat
oleh
HUT Desa Malola Satu
(foto: ist)

Minsel, Sulutheadline.com – Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Franky Donny Wongkar, S.H., menghadiri ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Desa Malola Satu, Kecamatan Kumelembuai, yang dirangkaikan dengan wisuda Sekolah Lansia SMART Bugenville dan peluncuran Festival Seho.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Malola Satu tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan kelompok lanjut usia dan pengembangan potensi lokal desa.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa FDW itu mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT desa bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan dan memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

Menurutnya, semangat gotong royong dan kebersamaan merupakan modal penting untuk melanjutkan pembangunan desa. Nilai tersebut perlu terus dipelihara agar kemajuan yang dicapai dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong perlu terus dipelihara sebagai landasan membangun desa yang semakin maju dan sejahtera,” ujar Wongkar.

Perayaan tahun ini juga diwarnai wisuda 50 peserta Sekolah Lansia SMART Bugenville. Program tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong para lanjut usia agar tetap memiliki kesempatan belajar, menjaga kesehatan, serta menjalani kehidupan yang aktif, mandiri, produktif, dan bahagia.

Bupati FDW menyampaikan apresiasi kepada BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, pengelola sekolah lansia, kader Prolanis, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.

Ia menilai pemberdayaan lansia perlu terus mendapat perhatian sehingga kelompok lanjut usia tetap memiliki ruang untuk berkembang dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial masyarakat.

Selain wisuda lansia, peluncuran Festival Seho turut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Desa Malola Satu. Festival ini diharapkan mampu memperkenalkan potensi tanaman seho atau aren sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis sumber daya lokal.

Pada kesempatan itu, Wongkar juga mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat Desa Malola Satu atas peringatan HUT ke-29. Ia berharap momentum tersebut semakin mempererat persatuan dan memperkuat nilai Mapalus sebagai budaya Minahasa yang menjunjung tinggi kerja sama, kepedulian, dan gotong royong.

“Momentum ini diharapkan semakin memperkuat semangat Mapalus sebagai nilai luhur budaya Minahasa yang menjunjung tinggi kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian,” ungkapnya.

Ibadah syukur dipimpin Pdt. Sterly Karenda, M.Th., yang juga menjabat Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Yudea Malola Satu. Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan denominasi gereja, pendeta, dan hamba Tuhan.

Hadir pula Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara dr. Jeanny Yola Winokan, M.A.P., Plt. Kepala Dinas PPKB Minsel Frely L. Turangan, S.ST., Plt. Camat Kumelembuai Aldy Tumanduk, S.Sos., Kapolsek Motoling AKP Betsy Lumi, serta Kepala Puskesmas Kumelembuai dr. Christian Tambingon, M.Kes.(*/shl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.