Sulutheadline.com | TAHUNA – Proses penjaringan calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Sangihe terus bergulir. Setelah melewati asesmen kompetensi manajerial dan sosial kultural, para peserta Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama kini menghadapi tahapan uji kompetensi teknis dan wawancara.
Tahapan tersebut dilaksanakan di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XI Manado, Jumat (30/10/2026), dengan fokus penilaian pada kemampuan peserta dalam memahami dan menjalankan tugas strategis seorang Sekda.
Dalam proses ini, peserta tidak hanya diuji dari sisi penguasaan substansi jabatan, tetapi juga pemahaman terhadap tata kelola pemerintahan, kemampuan manajerial, serta gagasan strategis untuk mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Seleksi dilakukan oleh Panitia Seleksi yang beranggotakan lima pejabat dari lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, yakni Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Tahlis Gallang, S.IP., M.M.; Inspektur Daerah Dr. Jemmy Stani Kumendong, M.Si.; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jemmy Ringkuangan, A.P., M.Si.; Asisten Administrasi Umum Dr. Fransiscus Engelbert Manumpil, S.Pi., M.Env.Mgmt.; serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah John Ismail Merentek, A.P., M.Si.
Sebelumnya, rangkaian seleksi telah dimulai melalui pembukaan asesmen pada 27 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan dengan asesmen kompetensi manajerial dan sosial kultural pada 27–28 Oktober 2026.
Pemkab Sangihe menegaskan bahwa seleksi terbuka ini dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, kompetisi, dan sistem merit. Setiap peserta dinilai berdasarkan kompetensi, kualifikasi, rekam jejak, serta kapasitas kepemimpinan.
Posisi Sekda menjadi salah satu jabatan penting dalam struktur pemerintahan daerah karena bertanggung jawab mengoordinasikan perangkat daerah sekaligus memastikan program dan kebijakan kepala daerah dapat berjalan secara terpadu.
Melalui tahapan seleksi ini, diharapkan diperoleh figur Sekda yang mampu memperkuat koordinasi birokrasi, membangun sinergi lintas perangkat daerah, serta mendorong percepatan pembangunan demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Sangihe.(*/ferdi)



