16 September 2026
Andrei Angouw Pimpin Ziarah Nasional, Pesan Perjuangan Pahlawan Menggema di TMP Kairagi

Jelang HUT RI ke-81, Andrei Angouw memimpin ziarah nasional di TMP Kairagi Manado bersama Richard Sualang dan jajaran Forkopimda

MANADO, Sulutheadline.com – Pesan kuat tentang penghormatan terhadap sejarah dan perjuangan bangsa mengemuka dari Taman Makam Pahlawan (TMP) Kairagi, Manado, Sabtu (15/8/2026). Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wali Kota Manado Andrei Angouw memimpin langsung ziarah nasional sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan.

Didampingi Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang, Andrei Angouw bertindak sebagai inspektur upacara dalam rangkaian ziarah tersebut.

Kegiatan diikuti jajaran Pemerintah Kota Manado, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat daerah.

Suasana khidmat menyelimuti TMP Kairagi. Di lokasi yang menjadi tempat peristirahatan para pejuang bangsa itu, seluruh peserta diajak kembali melihat kemerdekaan dari perspektif perjuangan.

Kemerdekaan Indonesia yang kini memasuki usia 81 tahun bukan hadiah. Ada pengorbanan, darah dan perjuangan panjang yang menjadi fondasi berdirinya bangsa ini.

Pesan itulah yang terasa kuat dalam pelaksanaan ziarah nasional tersebut. Pemerintah Kota Manado tidak hanya menjalankan agenda tahunan menjelang HUT RI, tetapi juga menegaskan pentingnya menjaga ingatan kolektif terhadap jasa para pahlawan.

Setelah upacara selesai, Andrei Angouw bersama para peserta melaksanakan prosesi tabur bunga di makam para pahlawan. Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus refleksi atas perjuangan generasi terdahulu.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, jajaran Forkopimda dan para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Manado.

Momentum ziarah ini juga menjadi pengingat bahwa perjuangan tidak berhenti ketika kemerdekaan diproklamasikan. Generasi hari ini memiliki tugas berbeda, yakni memastikan kemerdekaan benar-benar menghadirkan kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Dalam konteks pembangunan Kota Manado, semangat tersebut menjadi penting. Nilai nasionalisme, persatuan, pengabdian dan kerja nyata harus diterjemahkan dalam pelayanan publik serta pembangunan yang menyentuh kepentingan masyarakat.

Dari TMP Kairagi, penghormatan kepada para pahlawan kembali ditegaskan. 81 tahun Indonesia merdeka, perjuangan berganti bentuk—dari mengangkat senjata menjadi bekerja, mengabdi dan menjaga bangsa.

Ziarah nasional pun menjadi momentum untuk mengingat kembali satu hal: kemerdekaan adalah warisan para pahlawan, tetapi mempertahankannya merupakan tanggung jawab generasi sekarang.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *