
Ketua DPD Gerindra Sulut: Yulius Selvanus SE
MANADO, SULUTHEADLINE.COM – Gerindra Sulawesi Utara mulai menghitung ulang kekuatan politiknya. Manado kini ditempatkan sebagai salah satu medan utama untuk memperbesar pengaruh partai menghadapi kontestasi politik mendatang.
Sinyal itu disampaikan Ketua DPD Partai Gerindra Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE saat menghadiri Rakercab Gerindra Kota Manado di Courtyard by Marriott Manado, Sabtu (5/9/2026).
Di hadapan jajaran pengurus dan kader, Yulius meminta Gerindra Manado tidak sekadar menjalankan rutinitas organisasi. Konsolidasi harus diarahkan untuk membangun kekuatan politik yang terukur dan berdampak langsung kepada masyarakat.
“Gerindra harus solid, bergerak dan berdampak langsung kepada masyarakat,” tegas Yulius.
Manado mendapat perhatian khusus. Yulius menyebut ibu kota Sulut tersebut sebagai “center of gravity” politik Sulawesi Utara.
Karena itu, ia ingin DPC Gerindra Manado menjadi barometer kekuatan partai sekaligus contoh bagi DPC lainnya.
“Kalian DPC Kota Manado akan menjadi contoh DPC-DPC lainnya. Bahkan saya mau DPC Manado menjadi contoh seluruh Indonesia,” ujarnya.
Ambisi tersebut kemudian diterjemahkan dalam target perolehan kursi. Yulius menantang kader untuk berani memasang target lebih tinggi di DPRD Kota Manado.
“Kalau kita tambah lagi menjadi 20, bisa nggak?” tantangnya.
Bagi Yulius, target besar hanya dapat dicapai jika persiapannya dimulai jauh sebelum tahun politik. Pemetaan wilayah, penguatan struktur, perekrutan anggota, hingga pembentukan basis pemilih harus dilakukan sejak sekarang.
Ia juga meminta kader menghidupkan kembali jaringan keanggotaan, termasuk memanfaatkan KTA lama untuk memperkuat struktur partai.
Politik pintu ke pintu menjadi salah satu strategi yang ditekankan Yulius. Menurutnya, kader tidak boleh hanya mengandalkan media sosial atau kegiatan seremonial.
“Pemilih-pemilih itu 70 persen ada di rumah-rumah. Itu perlu dikunjungi, didatangi, silaturahmi,” katanya.
Yulius juga mengingatkan kader agar percaya diri menghadapi pertarungan politik, namun tetap menjaga etika dan kerendahan hati.
“Kita harus percaya diri tapi tidak boleh sombong,” tegasnya.
Dari sisi politik nasional, arah Gerindra Sulut juga mulai dipertegas. Yulius menargetkan kader bergerak sejak dini untuk memenangkan Prabowo Subianto pada Pilpres 2029.
“Untuk Bapak Prabowo Subianto menjadi presiden kali yang kedua. Gak ada lagi alasan,” ujarnya.
Selain target elektoral, Gerindra Sulut akan menjadi tuan rumah Natal Nasional Gerindra 2026 di Manado. Agenda tersebut dipandang Yulius sebagai momentum konsolidasi yang melibatkan seluruh struktur dan sayap partai.
Bagi Gerindra Sulut, Rakercab Manado bukan lagi sekadar forum menyusun program kerja. Di baliknya terdapat agenda lebih besar: memperkuat mesin partai, memperluas basis pemilih dan mengerek perolehan kursi legislatif.
Manado diposisikan sebagai titik awal ekspansi tersebut.
Pesan Yulius kepada kader pun tegas: jangan menunggu tahapan Pemilu baru bergerak.
“Kita sudah waktunya menjadi pemenang,” tandasnya.***







