Minut, Sulutheadline.com – Akses pelayanan kesehatan bagi warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) diperluas melalui program pemeriksaan kesehatan gratis yang dilengkapi layanan konsultasi dokter spesialis.
Kegiatan yang digelar Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Wilayah Sulawesi Utara bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Minahasa Utara ini berlangsung di Kantor Desa Kauditan I. Program tersebut menjadi pelaksanaan pertama pemeriksaan kesehatan gratis dengan layanan dokter spesialis di Kabupaten Minahasa Utara.
Ketua ILUNI UI Wilayah Sulawesi Utara yang juga Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, mengatakan program tersebut merupakan pengembangan dari layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang selama ini dijalankan pemerintah daerah.
“Ini pemeriksaan kesehatan gratis plus. Bukan hanya pemeriksaan kesehatan umum, tetapi ditambahkan juga pemeriksaan oleh dokter spesialis. Untuk Minahasa Utara, ini pertama kali kita laksanakan,” ujar Joune.
Layanan yang disediakan mencakup pemeriksaan dan konsultasi dokter spesialis jantung, penyakit dalam, saraf, mata, anak, anestesi, serta kebidanan dan kandungan. Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses layanan fisioterapi, konsultasi dokter keluarga, dan dokter bedah.
Joune mengajak masyarakat, khususnya warga lanjut usia, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan sekaligus memperoleh konsultasi langsung dari tenaga medis sesuai kebutuhan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para alumni Universitas Indonesia, terutama dari Fakultas Kedokteran, yang telah berpartisipasi dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat Minahasa Utara.
Menurut Joune, kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang aktivitas dan produktivitas masyarakat. Kondisi tubuh yang sehat memungkinkan seseorang menjalankan peran dalam keluarga maupun berkontribusi di lingkungan sosial.
“Pada saat orang sehat, maka orang akan mampu memberikan kontribusi di tengah-tengah keluarga dan meningkatkan kualitas hidup,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Joune turut memaparkan perkembangan indikator kesehatan di Minahasa Utara. Berdasarkan data tahun 2025 yang disampaikannya, angka harapan hidup masyarakat di daerah tersebut mencapai 75,02 tahun.
Ia menyebut angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan saat dirinya mulai menjabat sebagai bupati. Meski demikian, capaian itu perlu diimbangi dengan perluasan akses pelayanan kesehatan agar masyarakat semakin mudah mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis sesuai kebutuhan.
Selain menyoroti pelayanan kesehatan, Joune mengingatkan masyarakat agar mewaspadai dampak asap kiriman dari provinsi tetangga yang turut memengaruhi kondisi udara.
Berdasarkan pemantauan yang disampaikannya, kualitas udara di Minahasa Utara masih berada pada kategori moderat. Kendati demikian, masyarakat diminta tetap waspada dan menggunakan masker apabila kondisi udara memburuk.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara juga terus melakukan upaya penanganan kebakaran lahan. Joune berharap turunnya hujan dapat membantu mengurangi dampak kebakaran sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan dan kualitas udara.
Kolaborasi ILUNI UI Wilayah Sulawesi Utara dan Dinas Kesehatan Minahasa Utara ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, terutama bagi lansia yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan dan konsultasi dengan dokter spesialis. (*/shl)



