Sulutheadline.com | BITUNG – Kesiapan fasilitas menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026. Hal ini turut menjadi perhatian SMK Negeri 6 Bitung yang kini telah memiliki laboratorium komputer sendiri untuk menunjang pelaksanaan tes bagi para siswa.
Sebanyak 59 siswa SMK Negeri 6 Bitung mengikuti TKA yang mulai dilaksanakan pada Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan TKA bagi siswa SMA, SMK, dan sederajat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), yang berdasarkan informasi dihimpun melibatkan sekitar 67 sekolah.
Kepala SMK Negeri 6 Bitung, Aripin P. Abas, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa pelaksanaan TKA tahun ini didukung kesiapan sarana dan prasarana yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia menjelaskan, pada pelaksanaan TKA sebelumnya, pihak sekolah masih harus meminjam fasilitas dari SMP Muhammadiyah Bitung. Namun, kondisi tersebut kini berubah setelah SMK Negeri 6 Bitung memiliki laboratorium komputer yang dibangun melalui dana revitalisasi Tahun Anggaran 2025.
“ Saya bersyukur karena pelaksanaan TKA tahun ini di SMK Negeri 6 Bitung sudah memiliki fasilitas yang memadai, termasuk ruangan laboratorium komputer yang dibangun melalui dana revitalisasi Tahun Anggaran 2025,” kata Aripin.
Keberadaan laboratorium komputer tersebut menjadi dukungan penting bagi sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan berbasis teknologi. Selain menunjang pelaksanaan TKA, fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran dan meningkatkan kesiapan siswa menghadapi perkembangan teknologi.
Aripin pun menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Drs. Jahya Rondonuwu, M.Si., atas pelaksanaan TKA 2026 yang dinilainya dapat menjadi sarana untuk mengukur kemampuan akademik siswa SMA dan SMK.
Menurutnya, TKA tidak sekadar menjadi agenda evaluasi pendidikan, tetapi juga memberikan gambaran mengenai kemampuan akademik peserta didik yang dapat menjadi bekal dalam merencanakan masa depan.
Karena itu, ia berharap seluruh siswa SMK Negeri 6 Bitung yang mengikuti tes dapat mengerjakan soal dengan baik dan memperoleh hasil yang memuaskan.
“Harapan saya, para siswa dapat mengikuti TKA dengan baik dan mendapatkan nilai yang bagus. Hasil TKA ini penting bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun yang akan langsung memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Di sisi lain, kelancaran pelaksanaan tes juga bergantung pada kesiapan teknis selama kegiatan berlangsung.
Ketersediaan komputer perlu didukung jaringan internet yang stabil serta pasokan listrik yang terjaga agar peserta dapat mengerjakan soal tanpa gangguan.
Aripin berharap seluruh rangkaian TKA di sekolahnya berjalan sesuai rencana dan tidak terkendala persoalan teknis.
“Harapan saya, pelaksanaan TKA di SMK Negeri 6 Bitung berjalan baik tanpa kendala, seperti gangguan jaringan internet maupun pemadaman listrik,” pungkasnya.
Dengan dukungan laboratorium komputer yang kini tersedia, SMK Negeri 6 Bitung diharapkan mampu menyelenggarakan TKA secara optimal.
Kesiapan fasilitas tersebut sekaligus menjadi modal bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan mempersiapkan siswa menghadapi tantangan setelah lulus, baik di perguruan tinggi maupun di dunia kerja.(*/shl)






