Pemprov Sulut Bidik Penguatan UMKM dan Pendidikan Lewat Kerja Sama Australia

oleh -55 Dilihat
oleh

Manado, Sulutheadline,com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) menjajaki kerja sama dengan Australia untuk memperkuat sektor pendidikan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada pertukaran program, tetapi mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta daya saing pelaku usaha lokal.

Peluang tersebut dibahas dalam pertemuan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., dengan Konsul Jenderal Australia di Makassar, Sanchi Davis, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Sulut, Wanea, Manado, Rabu (14/10/2026).

Dalam pertemuan itu, dua program menjadi perhatian, yakni BRIDGE di bidang pendidikan dan KATALIS untuk penguatan kapasitas ekonomi, termasuk UMKM.

Program BRIDGE (Building Relationships through Intercultural Dialogue and Growing Engagement) menghubungkan sekolah-sekolah di Indonesia dengan sekolah mitra di Australia. Melalui kemitraan tersebut, tenaga pendidik dan peserta didik berpeluang bertukar pengetahuan serta praktik pembelajaran.

Victor mengungkapkan, program BRIDGE telah berjalan bersama Sekolah Lokon di Tomohon. Pemprov Sulut berharap kemitraan serupa dapat diperluas ke sekolah lain agar manfaatnya menjangkau lebih banyak peserta didik dan tenaga pendidik.

Menurutnya, keberhasilan kerja sama pendidikan tidak cukup diukur dari terjalinnya hubungan antarlembaga, tetapi juga dari keberlanjutan program dan manfaat nyata yang dihasilkan.

Di sektor ekonomi, Pemprov Sulut melihat program KATALIS sebagai peluang untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola usaha secara profesional.

Victor menilai, pengembangan UMKM tidak bisa hanya bertumpu pada bantuan modal. Kemampuan manajemen, pengelolaan keuangan, dan efisiensi usaha juga menentukan keberlangsungan bisnis serta peluang untuk berkembang.

“Program KATALIS itu bagaimana membantu kemampuan UMKM sehingga mereka bisa mengelola usahanya dengan baik,” kata Victor.

KATALIS merupakan bagian dari Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA). Pada fase KATALIS 2.0, program ini diarahkan untuk mendukung kesiapan ekspor, digitalisasi, pemenuhan standar internasional, serta pemberdayaan UMKM, termasuk usaha yang dikelola perempuan.

Sementara itu, Sanchi Davis menyampaikan sejumlah peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama Pemprov Sulut, mencakup pendidikan, kesehatan, penelitian, dan ekonomi.

Victor menyambut positif penjajakan tersebut. Ia menegaskan, kerja sama yang dibangun harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat Sulawesi Utara.

“Atas nama Bapak Gubernur, kami pemerintah provinsi bahkan rakyat Sulawesi Utara menyambut dengan gembira dan hangat program kerja sama ini. Harapan kita bersama, kerja sama ini memberikan pengaruh positif dan berdampak bagi masyarakat Sulawesi Utara,” ujarnya.

Selain pendidikan dan UMKM, pertemuan itu turut membahas sektor kesehatan serta hubungan pertahanan kedua negara, termasuk latihan militer bersama Indonesia dan Australia yang baru-baru ini dilaksanakan.

Pemprov Sulut berharap penjajakan tersebut segera ditindaklanjuti melalui program yang terukur dan berkelanjutan. Tantangan berikutnya adalah memastikan peluang kerja sama benar-benar membuka akses pendidikan yang lebih luas dan membantu UMKM lokal meningkatkan kapasitas serta daya saingnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.