Selat Lembeh Naik Panggung Nasional, FPSL 2026 Perkuat Magnet Wisata Bitung

oleh -54 Dilihat
oleh
FPSL 2026

Bitung,Sulutheadline.com — Selat Lembeh kembali menjadi pusat perhatian. Lewat Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2026, Pemerintah Kota Bitung berupaya menjadikan kekayaan wisata bahari sebagai kekuatan utama untuk menarik perhatian wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

Festival resmi dibuka Wali Kota Bitung Hengky Honandar di kawasan Satrol Kodaeral 8 Aertembaga, Sabtu (3/10/2026). Tahun ini, FPSL membawa nilai lebih karena berhasil masuk dalam 120 besar Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

Masuknya FPSL dalam jajaran event tersebut menjadi modal penting bagi Bitung untuk memperkuat branding pariwisata. Festival tidak hanya menjadi agenda hiburan masyarakat, tetapi juga sarana memperkenalkan karakter dan potensi wisata Bitung ke pasar yang lebih luas.

Hengky Honandar bahkan mengingatkan agar momentum tersebut tidak berhenti pada seremoni.

Menurutnya, festival harus mampu menciptakan efek ekonomi bagi masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Melalui FPSL ini diharapkan ada pemberdayaan bagi UMKM. Ini bukan hanya event biasa, tetapi harus memberikan dampak,” kata Honandar.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa sektor pariwisata harus berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat. Semakin banyak wisatawan yang datang, semakin besar pula peluang bagi pelaku kuliner, kerajinan, jasa, perdagangan dan usaha kreatif lokal untuk berkembang.

FPSL 2026 pun memiliki posisi strategis dalam rangkaian perayaan HUT ke-36 Kota Bitung. Kehadiran sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda pada pembukaan festival menunjukkan besarnya dukungan terhadap agenda yang mengangkat nama Selat Lembeh tersebut.

Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka, Ketua serta Sekretaris Tim Penggerak PKK Kota Bitung dan jajaran Forkopimda turut hadir dalam pembukaan.

Kepala Dinas Kominfo Kota Bitung Altin Tumengkol mengatakan, rangkaian FPSL akan berlangsung sampai 10 Oktober 2026. Setelah itu, rangkaian perayaan HUT Kota Bitung akan ditutup melalui Pengucapan Syukur pada Minggu, 11 Oktober.

Bagi Bitung, FPSL 2026 bukan sekadar festival. Ini adalah kesempatan untuk memperkuat identitas kota sebagai destinasi wisata bahari, memperbesar daya tarik Selat Lembeh dan memastikan geliat pariwisata ikut dirasakan masyarakat di tingkat lokal.

Jika dikelola konsisten, panggung FPSL bisa menjadi salah satu mesin promosi yang membawa nama Bitung semakin jauh—dari pesisir Selat Lembeh menuju perhatian wisatawan nasional.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.